Skip to main content
Innalillahi, Dua Warga Luwu Timur Tewas Tersambar Petir, Ditemukan dalam Posisi Masih Memegang Ponsel

Innalillahi, Dua Warga Luwu Timur Tewas Tersambar Petir, Ditemukan dalam Posisi Masih Memegang Ponsel

Innalillahi, Dua Warga Luwu Timur Tewas Tersambar Petir, Ditemukan dalam Posisi Masih Memegang Ponsel

Dua warga Luwu Timur, Sulawesi Selatan ditemukan tewas tersambar petir pada Minggu (4/2/2024).

Dilansir dari Kompas.com, identitas keduanya diketahui Harisman dan Muh. Sahdan.

Harisman merupakan warga Desa Asuli, Kecamatan Towuti, Luwu Timur.

Sementara Muh. Sahdan merupakan warga Desa Nikel, Kecamatan Nuha, Luwu Timur.

Dugaan tersambar petir dibenarkan oleh Kapolsek Towuti, Iptu Yusmal Yunus.

Rupanya saat itu kedua korban tengah mengerjakan sebuah bangunan rumah dan berteduh.

"Kedua korban sedang mengerjakan bangunan rumah. Pada saat hujan turun mereka berteduh di pondok yang berdekatan dengan rumah yang mereka bangun, namun tiba-tiba petir datang dan menyambar kedua korban," ujar Yusmal.

Rekan kerja dari korban bernama Muhammad Sadat saat itu berusaha menolong.

Halaman Selanjutnya

"Rekannya bernama Muhammad Sadat berusaha menolong korban setelah tersambar petir dan meminta tolong warga, korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas sementara satu korban lainnya dibawa ke Klinik PT Vale namun nyawanya tak tertolong," ujar Yusmal.

Melansir dari Tribunnews.com, sebelum tersambar petir, saksi sempat melihat keduanya masih berada di bawah pondok dan sedang memegang ponsel.

Kemudian saat turun hujan, keduanya langsung berteduh di pondok yang berdekatan dengan rumah yang sedang dibangun.

Tak lama petir datang dan langsung menyambar kedua korban yang posisinya masih menginjak tanah.

Rekannya kaget saat melihat keduanya sudah tergeletak tak bernyawa di atas tanah.

Sumber: Grid.id

Halaman Awal